|     N e w s     |     The Batik     |     F A Q     |
Teras Toko online
  Cari Batik      
  Masukkan Kode Batik :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Testimoni
9 comments terbaru


Nama :
Email :
Comments :
5 digit nomor di atas :



Arsip Berita





















































Batik River Pekalongan


Pekalongan sebagai kota batik tentunya tak luput dari pencemaran lingkungan terhadap limbah batik, baik pencemaran air, tanah, maupun udara. Namun demikian pencemaran yang paling banyak terjadi sebagai akibat dari industri batik adalah pencemaran air. Hal ini disebabkan oleh karena sebagian besar home industri batik di Pekalongan membuang air limbah pencucian batik di sungat-sungai. Maka jangan heran apabila anda jalan-jalan di Pekalongan kemudian mendapati aliran sungainya berwarna hitam.



Menanggapi hal tersebut itulah pemerintah daerah bersama para pengrajin batik di Pekalongan sepakat dan selalu berupaya untuk mengurangi limbah hasil olahan batik. Penanggulangan limbah memang tanggung jawab bersama, karena dampak limbah akan memberikan resiko kepada masyarakat di sekitarnya.



Salah satu upaya yang dilakukan untuk menanggulangi, mencegah, dan sadar akan bahaya limbah adalah dengan menggunakan strategi "start from the end" yaitu memulai dari hasil yang akan dicapai. Strategi ini sengaja dipilih karena jika digunakan strategi mulai dari awal, akan menimbulkan polemik dan tidak segera dimulai. Para pengrajin batik merasa butuh modal dan bantuan dari pemerintah untuk pembuatan PAL (Pengelolaan Air Limbah), sementara itu pemerintah bersikukuh bahwa PAL adalah tanggung jawab dari pemilik industri. Sedangkan para pemilik industri sebenarnya telah membantu pemerintah dengan menciptakan lapangan kerja sehingga mengurangi pengangguran di wilayahnya.









Hal yang menjadi komitmen bersama adalah menjadikan sungai-sungai bersih yang bahkan mungkin bisa dijadikan tempat wisata. Apapun caranya yang terpenting air sungai tidak tercemar limbah lagi. Perlahan-lahan, sedikit demi sedikit air sungai mulai menjernih dan limbahnya mulai berkurang.

Untuk menjaga semangat agar selalu menjaga air sungai yang terhindar dari limbah batik, maka dibangunlah monumen Batik River sebagai titik tolak untuk melindungi dan menyayangi lingkungan. Semoga semangat baik ini dapat dilakukan secara istiqomah hingga generasi mendatang.



1 comments
Bintoro
Luar biasa upaya yang dilakukan oleh para pemerhati batik di kota Pekalongan.
Nama
Email
Comment
Kode captcha
 
 
 
Supported by
 

Copy Right : BATIK PARASANTIQUE PEKALONGAN © 2013
Jl. Molek Baru no. 9
Villa Binagriya Pekalongan
HP: 0811520811
PIN: 286B7E9A atau 5E99464D
email: parasantique@gmail.com

rss feed rss feed rss feed         rss feed

Ping your blog, website, or RSS feed for Free

My Zimbio parasantique.com-Google pagerank,alexa rank,Competitor
Check PageRank


2017-08-18 13:52:37 freewebsubmission Markup Validator Parasantique Wikimapia Direktori Web Online - Kirim Submit Url Parasantique on IndonesiaYP