|     N e w s     |     The Batik     |     F A Q     |
Teras Toko online
  Cari Batik      
  Masukkan Kode Batik :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Testimoni
9 comments terbaru


Nama :
Email :
Comments :
5 digit nomor di atas :



Arsip Berita





















































Student Batik Carnival


Digelarnya Student Batik Carnival (SBC) di Stadion Kraton Pekalongan, yang pertama kali di Kota Pekalongan berlangsung fantastis dan semarak, Minggu (30/10).
Delapan belas peserta dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas itu, antusias mengikuti event yang diselenggarakan Radar Pekalongan dalam rangka memperingati Hari Batik Dunia.
Acara tersebut start dari Stadion Kraton mulai pukul 07.00, dengan rute perjalanan Jalan Bahagia, menuju Jalan Veteran, untuk selanjutnya melintas di Jalan Manunggal hingga Jalan Perintis Kemerdekan, dan akhirnya finish di lapangan Kraton.
Peserta yang sudah mempersiapkan diri sejak pukul 06.00 itu seakan sudah tidak sabar lagi untuk melakukan perjalanan pagi dengan mengenakan aneka atribut yang terbuat dari batik.
Tentu saja itu menambah kesemangatan panitia dalam mempersiapkan segala acaranya dengan sebaik mungkin.

Wakil Ketua DPRD Ismet Inonu, didampingi GM Radar Pekalongan Ade Asep Syarifudin, didaulat untuk mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya acara Student Batik Carnival (SBC) 2011.
Iring-iringan peserta pun tampak disambut hangat oleh masyarakat yang sudah sedari pagi menunggu di pinggiran jalan untuk menyaksikan aneka karya peserta dari bahan dasar batik.
Ada yang hanya sekadar pakaian seragam biasa yang terlihat kompak, hingga ada kelompok peserta yang membuat aneka hiasan dengan bahan dasar batik, seperti hiasan burung merak, hiasan ratu raja dengan batik.
Bahkan ada hiasan pakaian prajurit dengan batik. Diiringi musik yang dibawa oleh becak hingga mobil oleh masing-masing kelompok peserta. Tentu saja itu menambah semarak acara.
Rosikin, Ketua Panitia event SBC menyatakan, bahwa gelaran tersebut sebagai dukungan Axis dan Radar Pekalongan terhadap batik di Pekalongan, yang kini sudah diakui oleh UNESCO.
Sebab, menurutnya, batik sebagai warisan budaya harus tetap dipertahankan dan diwariskan kepada anak cucu bangsa, agar mengerti hasil budaya nenek moyang yang telah lama ada.

"Batik harus diperkenalkan kepada anak cucu sedini mungkin, sehingga mereka akan mengerti dan memahami makna warisan budaya bagi bagsa dan negara."
Dia berharap dengan gelaran SBC tersebut akan menumbuhkembangkan perhatian dan kecintaan generasi muda kepada batik, khususnya di Pekalongan, yang terkenal akan batiknya.
"Dengan atraktifnya peserta menggunakan aneka batik khas Pekalongan. Kami sangat apresiasi sekali. Hal ini menandakan bahwa sekolah di Pekalongan sangat kreatif. Karena karnaval yang kami adakan cukup meriah," ujarnya.



Belum ada Komentar, Isi komentar :
Nama
Email
Comment
Kode captcha
 
 
 
Supported by
 

Copy Right : BATIK PARASANTIQUE PEKALONGAN © 2013
Jl. Molek Baru no. 9
Villa Binagriya Pekalongan
HP: 0811520811
PIN: 286B7E9A atau 5E99464D
email: parasantique@gmail.com

rss feed rss feed rss feed         rss feed

Ping your blog, website, or RSS feed for Free

My Zimbio
Check PageRank


2017-06-24 19:07:18 freewebsubmission Markup Validator Parasantique Wikimapia Direktori Web Online - Kirim Submit Url Parasantique on IndonesiaYP