|     N e w s     |     The Batik     |     F A Q     |
Teras Toko online
  Cari Batik      
  Masukkan Kode Batik :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Testimoni
9 comments terbaru


Nama :
Email :
Comments :
5 digit nomor di atas :



Arsip Berita





















































Batik Bagus, Batik Mahal, Batik Asli


Di manakah biasanya kita membeli batik ?
Di pasar tradisional, di pasar grosir, di mall, di butik, atau di media online ?
Apakah batik yang dijual di tempat-tempat tersebut barangnya sama ?
Apakah batiknya juga terjamin keasliannya ?
Lalu mengapa harganya bisa berbeda ?

Pertanyaan-pertanyaan seperti tersebut di atas biasanya selalu melintas di benak pecinta batik ketika akan menjatuhkan pilihannya untuk membeli batik.

Ada kisah nyata yang unik dan benar-benar terjadi di Jakarta ketika ada pengrajin batik yang mencoba memperluas pasarnya hingga ke Jakarta. Pengrajin batik tersebut menyewa dua buah petak toko di Thamrin City Mall. Awalnya ia hanya me-mark-up harga batik hingga 20% dengan pertimbangan untuk menutup biaya operasional yang timbul di ibu kota Jakarta. Keuntungan yang ditargetkanpun tidak jauh berbeda dengan keuntungan ketika menjual batik dari daerah asalnya. Dengan demikian ia berharap batiknya cepat dikenal warga ibu kota dan harganya mempunyai daya saing yang tinggi.

Namun apa yang terjadi ? Empat bulan sejak dibukanya toko, batik yang laku terjual masih bisa dihitung dengan jari. Tentunya ini sangat mengkhawatirkan untuk sebuah bisnis dengan biaya operasional yang cukup besar. Pengrajin batik tersebut kemudian melakukan survey di butik batik dan mall-mall yang menjual batik di wilayah Jakarta. Ia begitu terkejut karena batik yang dijual di butik dan mall-mall itu, kualitas, jenis, bahan, dan motifnya sangat mirip dengan batik yang diproduksinya. Namun harganya sangat jauh dari yang ia jual, yaitu empat hingga sepuluh kali lipat dari yang ia jual. Dengan berbagai pertimbangan yang matang serta memperbanyak survey di beberapa tempat yang berbeda, akhir pengrajin batik tersebut memberanikan diri untuk menaikkan harga batik produksinya yang dipajang di tokonya tadi.

Awalnya ia hanya menaikkan harga batiknya hingga tiga kali dari harga yang biasanya ia jual. Batik yang biasa dijual dengan harga Rp 40.000,- ia naikkan menjadi Rp 110.000,-. Batik yang awalnya ia jual dengan harga Rp 90.000,- ia naikkan menjadi Rp 275.000,-. Hari demi hari hingga dua minggu lamanya, tidak menunjukkan hasil yang memuaskan dari upayanya untuk mengubah strategi penjualan batik. Pengunjung yang datang ke tokonya hanya melihat-lihat batik saja, tanpa melakukan transaksi pembelian apapun.



Namun menginjak pada minggu ke-tiga dan ke-empat pengunjung yang datang ke tokonya mulai melakukan transaksi pembelian batik. Hari demi hari jumlah pengunjung terus meningkat dan batik semakin laku terjual. Batik printing, batik cap, batik tulis, batik kombinasi semuanya laku terjual dan tidak ada pembeli yang fanatik terhadap batik tertentu. Sungguh ini fenomena yang sangat menarik dan sering kali membuat pengrajin batik tersebut tersenyum dan geleng-geleng bila mengingat awal peristiwa strategi perubahan harga jual batiknya. Ternyata warga Jakarta benar-benar tidak resisten terhadap harga batik, bahkan cenderung memandang sebelah mata terhadap batik yang harganya begitu murah. Namun jika batik yang sama tersebut dinaikkan harganya hingga beberapa kali lipat, semangat konsumen untuk membeli akan semakin tinggi. Mungkin ini didorong oleh gaya hidup warga Jakarta yang selalu ingin tampil mewah dengan harga barang yang wah, tetapi tanpa memahami betul perbedaan dan kualitas batik.

Lalu bagaimana membedakan batik yang asli dan bukan ?
Sebenarnya jika ditinjau dari filosifnya, batik adalah proses pewarnaan kain yang menggunakan penghalang warna lilin malam. Jadi proses pembuatan batik yang tidak menggunakan lilin malam bisa disebut bukan batik asli. Namun itu semua kembali kepada selera dari masing-masing pembeli. Yang sangat disayangkan adalah ketika ada penjual batik yang menyampaikan bahwa batik printing disebut sebagai batik cap atau batik tulis. Ini sangat mungkin terjadi karena saat ini sudah banyak batik printing yang menggunakan motif batik tulis. Bagi konsumen yang belum begitu familier dengan jenis batik dan tidak bisa membedakannya, tentunya pernyataan yang mengada-ada dari penjual batik sangat tidak dibenarkan dan melanggar etika bisnis. Lain halnya jika penjual batik menginformasikan secara jelas dan transparan, tetapi konsumen tetap memilih jenis batik printing. Oleh karena itu jangan hanya terkecoh oleh harga yang mahal saja dan tempat di mana kita membeli batik. Harga murah belum tentu kualitasnya lebih jelek dari yang harga mahal. Sebagai contoh batik bola yang saat ini lagi booming, harga di pusat pembelanjaan batik di Jakarta di kisaran Rp 90 ribu hingga Rp 150 ribu. Padahal harga jual langsung dari pengrajin batik hanya di kisaran Rp 40 ribu hingga Rp 75 ribu. Teliti sebelum membeli adalah langkah yang paling tepat untuk memulai proses pembelian.



2 comments
LANY ROMLANI
BATIKNYA BAGUS BAGUS SAYA SANGAT SENANG SEKALI SAMA BATIKNYA
.
KALAU SAYA BOLEH TAHU HARGAN STANDARNYA BERAPA YAH SAYA KEPENGEN TAHU, KARENA SAYA SANGAT MENYUKAINYA
ARISI PROMO
Selamat siang, kami dari penyelenggara event Bazaar Arisi Promo ingin menawarkan bapak/ibu untuk mengikuti bazaar kami. Adapun tanggal dan lokasi bazaar adalah :
@Patra Jasa tgl 25 - 27 Feb 2014
@Bapindo Plaza tgl 25 - 28 Maret dan 22 - 25 April 2014
@Manggala tgl 1 - 3 April 2014
Ada juga Event Akbar dalam rangka HUT Jakarta yang ke-487 FESTIVAL PALANG PINTU KEMANG ke 9 yang akan di buka oleh Gubernur DKI Jakarta pada tgl 7, 8 Juni 2014 (sabtu - minggu) berlokasi di Jalan Raya Utama Kemang, ditutup selama 2 hari acara berlangsung.
Buka link/ Facebook/ youtube : FESTIVAL PALANG PINTU KEMANG

Besar harapan kami bapak/ ibu dapat berpartisipasi di acara tersebut. Untuk info lebih jelas, hub :
DAPATKAN DISCOUNT AWAL TAHUN
e-mail : arisi.promo@yahoo.com
atau telp : (021) 8430.8733 Hp : 081288898733
Pin BB : 2A58A313


Hormat Kami
ARISI PROMO
Nama
Email
Comment
Kode captcha
 
 
 
Supported by
 

Copy Right : BATIK PARASANTIQUE PEKALONGAN © 2013
Jl. Molek Baru no. 9
Villa Binagriya Pekalongan
HP: 0811520811
PIN: 286B7E9A atau 5E99464D
email: parasantique@gmail.com

rss feed rss feed rss feed         rss feed

Ping your blog, website, or RSS feed for Free

My Zimbio parasantique.com SEO Score
Check PageRank


2017-08-18 13:50:19 freewebsubmission Markup Validator Parasantique Wikimapia Direktori Web Online - Kirim Submit Url Parasantique on IndonesiaYP